Kartini? Siapa yang tak mengenal sosok beliau. Seorang pejuang emansipasi wanita yang kenal lelah dalam memperjuangkan kesetaraan gender antara wanita dan laki-laki. Dalam rangka memperingati hari kartini, BSO Himpunan Mahasiswa Pertanian mengadakan Livestock and Culture Parade.
Livestock and Culture Parade yang diadakan tanggal 11 April 2014, bertempat di Kampus Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro-Semarang ini, diawali dengan senam bersama, sepeda santai dan sarapan bersama Rektor dan jajarannya. Kemudian acara dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang menarik. “Kita adakan dua jenis lomba, lomba menghias makanan dan lomba putri kartini” ujar Adit, salah satu panitia. Perlombaan menghias makanan berbahan dasar jagung, karena jagung dinilai bisa dijadikan pangan alternative pengganti beras. Sedangkan lomba putri kartini nantinya akan diwakili oleh mahasiswa yang akan menunjukkan kebolehannya diatas panggung.
Selain itu, nantinya ada pelatihan pengolahan limbah daun yang diikuti ibu-ibu dharma wanita dari Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, Polines dan Poltekkes. Pelatihan pengolahan limbah ini nantinya diharap bisa menjadi embrio yang nantinya meningkatkan rasa peduli lingkungan dikalangan ibu-ibu. “Ada juga stand-stand bazaar dari peserta Inkubator Kewirausahaan, jadi ngga cuma memperingati hari kartini, kita juga menyerap semangatnya dengan semangat kewirausahaan” Adit.
Menurut Ketua Panitia Livestock and Culture Parade, Amalina Noor Shabrina acara ini nantinya selain menggali jiwa entrepenuer mahasiswa, menjalin silaturahmi antar dharma wanita serta memperkenalkan jurusan baru di FPP yaitu Agribisnis dan Agroteknologi. “Semangat kartini seperti menjadi nyawa acara ini” ujar dia.
Acara Livestock and Culture Parade juga bertepatan dengan Grand Opening Dies Emas FPP ke-50. Tahun 2014 ini bertepatan dengan 50 tahun FPP berdiri, sehingga kita namakan ulang tahun emas. Dies Emas nantinya akan dibuka oleh Rektor Undip dan aka nada 50 kegiatan yang diadakan selama tahun 2014 ini.
Arkham-BEM FPP Undip
Kamis, 10 April 2014
Kamis, 23 Januari 2014
Kami dari BEM FPP UNDIP akan mengadakan bakti sosial korban bencana banjir.
Lokasi : perbatasan demak-jepara
apabila ada yang ingin membantu bisa mengirimkan donasi uang ke nomer rekening mandiri 136-00-1154011-6 atas nama aprilian adi nugroho.
Batas sampai minggu (26 januari 2014) pukul 20.00.
Info : 083838090004 (april)
"Bantuan kita adalah kehidupan bagi mereka, siapa lagi kalau bukan kita dan kapan lagi kalau bukan sekarang"
Rabu, 08 Januari 2014
bemfpp.com-opini. Konsumsi
daging ayam segar pada tahun 2011 adalah 3,6 Kg/kapita/tahun mengalami
peningkatan sebesar 2,9% dari tahun 2010. Sedangkan produksi daging ayam
pedaging pada tahun 2011 menunjukkan angka 1.337.911 ton, mengalami peningkatan
sekitar 10% dari produksi tahun 2010. Angka tersebut setidaknya memberikan arti
bahwasanya konsumsi daging tiap tahunnya mengalami peningkatan yang signifikan.
Berdasarkan grafik produksi daging di atas dari total daging yang ada di
Indonesia, terdapat sekitar 52% daging ayam ras pedaging.
Fluktuasi Harga Daging
Ayam
Fluktuasi
harga daging ayam ini disebabkan oleh beberapa hal. Pertama adalah pakan, pakan
unggas yang notabene bersaing dengan manusia dan ketersediaan jumlah pakan
menyebakan harga pakan mulai naik. Kedua, Day Old Chick (DOC) yang jumlah
umurnya hanya sehari ketika jumlah stok berlebih maka harga menjadi turun,
sebaliknya ketika jumlah stok sedang berkurang maka harga menjadi meningkat.
Dan yang terakhir adalah masa ayam
dipanen harus dipotong pada hari itu juga. Ini merupakan bagian dimana peternak
kebingungan mengatasinya.
Ayam yang telah masuk musim panen
hendaknya harus langsung dijual. Pilihannya disini adalah jual hidup atau jual
karkas. Permisalan, jual karkas merupakan pilihan dimana produsen ingin
mendapatkan keuntungan lebih. Musibah terjadi ketika harga ayam saat itu
mengalami penurunan dan produsen ini dituntut untuk harus menjual sebab apabila
tidak, kerugian yang lebih besar akan ia dapati.
Daging Ayam Beku
Hampir
semua dari produk peternakan bersifat perishable
food. Termasuk diantaranya adalah daging ayam. Daging ayam setelah dipotong
standardnya mampu tahan sampai 4 jam, selebihnya produk ini tidak baik untuk
dikonsumsi karena telah terjadi perubahan fisik dan biologis. Atas dasar
kondisi yang terjadi tersebut saat ini muncul metode pengawetan produk tersebut
salah satunya adalah yang disebut dengan “daging ayam beku” atai Frozen Chick (FO).
Prinsip kerja metode FO ini adalah membekukan daging pada suhu dibawah 4oC
guna untuk memperlambat pertumbuhan bakteri pada daging. Setidaknya denagn
metode FO daging mampu bertahan sampai 7 minggu.
Drh. Hari Wiyoso Tri Kuncoro, pengusaha daging ayam beku di Cinere, Depok, Jabar mengatakan “Ayam beku bisa bertahan sampai tahunan. Pada suhu -18oC, karkas utuh bertahan
hingga 12 bulan. Sedangkan yang sudah dipotong-potong, bertahan sampai 9
bulan,” paparnya. Menurut Ir. Hasanuddin
Yasni, MM, Direktur Eksekutif
Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia, suhu yang disarankan untuk membekukan
produk unggas adalah -4oC sampai dengan -12oC. “Kelemahan
produk unggas yang dibekukan adalah dari tekstur dagingnya menjadi lebih
keras,” ucapnya. Metode ini dapat digunakan
oleh pedagang daging ayam dipasaran guna mengurangi terjadi fluktuasi harga.
Masyarakat
atau konsumen geram atas terjadinya fluktuasi harga sedang mereka mengharapkan
kondisi harga yang tetap. Metode daging ayam beku adalah salah satu solusi yang
dapat ditawarkan saat ini. ketika terjadi harga melambung tinggi, maka frozen
chicken bisa dikeluarkan agar bisa menekan harga sehingga tidak terjadi
fluktuasi harga. Permasalahannya adalah, apakah masyarakat sudah menerima dengan
tangan terbuka daging ayam beku tersebut.
Penulis
: zia zannititah pawana
Langganan:
Postingan (Atom)

